Tabloid BOLA: Cerita Saya Berawal dari Sana

Selasa (16/10/2018), saya mendapat informasi dari senior, kalau PT Tunas Bola dibubarkan. Sedih? Pasti. Keputusan itu berarti membuat PT Tunas Bola berhenti berproduksi. Tak ada lagi produk-produk yang biasa kita nikmati. Paling menohok buat saya, tentu tak ada lagi eksistensi Tabloid BOLA. Buat saya, Tabloid BOLA itu lebih dari sekadar tabloid. Dia adalah cinta pertama…

Adek-adek di Timnas Indonesia U-16, Maafkan Saya, ya…

  Satu pekan terakhir, pikiran saya cukup tersita ke Timnas Indonesia U-16. Tepatnya sejak timnas berjulukan Garuda Asia ini tampil di Piala AFC U-16 2018 di Malaysia. Sejak sekitar 1,5 bulan lalu, saya memutuskan untuk nonton langsung adek-adek Timnas U-16 ini bermain. Nonton, bukan kerja alias liputan. Buat saya, keikutsertaan adek-adek jadi satu dari 16…

Jangan Pusing Menaklukkan Kerumitan Kereta di Tokyo

Penglihatan saya berkunang-kunang melihat peta kereta api di Tokyo. Peta itu berwarni-warni, tetapi tak membuat saya jadi ceria melihatnya. Justru pusing karena setiap warna itu mewakili setiap jalur kereta dan subway yang ada di Tokyo. Sebagai catatan, meski sama-sama kereta, ada beberapa jenis kereta yang beroperasi di Tokyo. Ada kereta api listrik, kereta bawah tanah…

Menyambangi 8 Lokasi Menarik di Jeju dalam 9 Jam

Buat pencinta drama Korea, Jeju pasti sudah tak terasa asing. Pulau satu ini memang kerap jadi lokasi syuting drama-drama terkenal. Saat saya menulis ini, yang terlintas adalah Boys Before Flowers. Saya ingat, parade mobil-mobil keren F4 yang dipimpin Gu Jun-pyo yang melintasi jalanan sepi dengan lanskap kanan kiri yang cantik saat ia hendak menikah. Atau,…

Rekomendasi Penginapan dan Sewa Taksi di Jeju

Keberadaan saya dan seorang teman di Jeju memang sangat singkat. Malah bisa dibilang super singkat karena kami di sana hanya selama 24 jam. Datang sore dan kembali pada pagi hari berikutnya. Bila ditanya apakah waktu sesingkat itu cukup untuk menikmati Jeju, tentu jawabannya: tidak cukup. Tetapi, paling tidak saya sudah memiliki gambaran yang saya butuhkan…

Beautiful Disaster, Terdampar di Bandara Jeju

“Kamu butuh kaus kaki kering?” Tawaran itu datang ke messenger Facebook saya, terasa bak minum teh manis panas di angkringan Yogya atau hik di Solo. Terasa hangat sekaligus menyenangkan. Sepahit apapun hidup, kalau sudah minum teh panas ala angkringan atau hik, hidup jadi manis… Well, saya mungkin sedikit berlebihan, tetapi itulah yang saya rasakan setelah…