Can You Keep A Secret?

Aku tak bisa berhenti bicara. Tidak bisa berhenti. Setiap kali pesawat terguncang atau terlonjak, serentetan kata-kata menyembur begitu saja dari mulutku, seperti curahan air terjun. Pilihannya hanya bicara atau menjerit. Apa yang telah terjadi padaku? Biasanya ada semacam penyaring yang mencegahku menyemburkan semua yang sedang kupikirkan, yang membuatku berhati-hati. Tapi penyaring itu berhenti bekerja. Semuanya…

The Undomestic Goddess

Sekali merampungkan chicklit, akibatnya jadi keterusan. Inilah bacaan ringan karya Sophie Kinsella yang saya selesaikan setelah I’ve Got Your Number. Judulnya; The Undomestic Goddess. Chicklit ini sudah lama saya incar karena resensi di halaman belakang lumayan menarik perhatian. Saya membeli buku ini hampir setahun lalu, namun, teronggok begitu saja dalam tumpukan chicklit-chicklit lain. Sampai beberapa…

I’ve Got Your Number

Perkenalkan, Poppy Wyatt, tokoh utama dalam chicklit I’ve Got Your Number karya Sophie Kinsella. Poppy, wanita berusia 29 tahun, berprofesi sebagai ahli terapis. Ia dan kedua sahabat wanitanya membuka klinik fisioterapis First Fit Physio Studio. Poppy baru saja dilamar oleh kekasihnya, Magnus Tavish, dengan menggunakan cincin pertunangan istimewa peninggalan turun-temurun selama tiga generasi keluarga Tavish.…

Meraba Indonesia

“Dan Mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat…” (Soe Hok Gie 1942-1969) Cuplikan dari mahasiswa sekaligus aktivitis di masa pemerintahan Soekarno¬†tersebut mengawali buku Meraba Indonesia (MI); Ekspedisi ‘Gila’ Keliling Nusantara, setebal 374 halaman, karya Ahmad Yunus. Siapa Ahmad Yunus? Seperti yang tertera di buku MI dan penuturannya di DVD…

1000 Places To See Before You Die

“Life is not measured by the number of breaths we take but by the places and moments that take our breath away.” Kalimat dari anonymous itu menjadi pembuka buku Patricia Schultz. Yup, yang judulnya 1000 Places To See Before You Die itu… Sebenarnya yang ngebet pingin beli dan baca buku ini adalah teman saya yang…

Have A Little Faith

Have A Little Faith adalah buku ketiga karya penulis memoar paling laris sepanjang masa, Mitch Albom, yang saya baca. Dua buku sebelumnya, Five People You Meet In Heaven dan For One More Day, sukses memukau saya. Saya memang menyukai buku-buku karya Mitch Albom. Menceritakan sebuah kisah nyata, yang sangat menggugah dan memberi kita banyak pelajaran,…

Boy Meets Girl

Satu lagi chicklit yang asik buat dibaca di kala waktu luang; Boy Meets Girl karangan Meg Cabot. Jaminan mutu dari sisi pengarang lantaran hasil karyanya bertebaran di toko buku-toko buku. Seperti yang saya bilang tadi, Boy Meets Girl cukup asik. Ceritanya ringan namun cukup menghibur tanpa dibumbui adegan-adegan 17 tahun ke atas yang t.e.r.l.a.l.u. Yang…

Straight Talking

Apakah cinta itu? Gairah, kekaguman, ataukah rasa hormat? Dan mana dari ketiga hal itu yang paling penting? Tema inilah yang mendasari chicklit Straight Talking karya Jane Green. Cover depannya tak menjanjikan, namun, ternyata isinya cukup menarik. Dibanding karya Jane Green lainnya yang sudah saya baca, Mr Maybe, dari segi cerita Straight Talking lebih asik. Tema…