Can You Keep A Secret?

Aku tak bisa berhenti bicara. Tidak bisa berhenti. Setiap kali pesawat terguncang atau terlonjak, serentetan kata-kata menyembur begitu saja dari mulutku, seperti curahan air terjun. Pilihannya hanya bicara atau menjerit.

Apa yang telah terjadi padaku? Biasanya ada semacam penyaring yang mencegahku menyemburkan semua yang sedang kupikirkan, yang membuatku berhati-hati. Tapi penyaring itu berhenti bekerja. Semuanya tumpah dalam luapan besar yang tak menentu, dan aku tidak bisa menghentikannya.

Begitulah isi pikiran Emma Corrigan ketika pesawat yang ditumpanginya dari Glasgow ke Inggris mengalami turbulensi. Karena panik luar biasa dan mengira akan mati, Emma yang punya phobia terbang, mengungkapkan semua rahasia yang selama ini tak pernah diungkapkannya pada siapapun. Emma memberitahukan pada orang asing ini, segala hal tentang dirinya. Mulutnya memuntahkan segala pemikiran dan rahasianya yang terdalam pada pria beraksen Amerika, yang duduk di sebelahnya.

Emma mengatakan celana dalam jenis apa yang dipakainya, es krim rasa apa yang disukai, bagaimana ia kehilangan keperawanan, tentang nilai A palsu di resume pekerjaannya, hubungannya dengan kakak sepupu, sahabat, rekan kerja serta kekasihnya,.. segalanya… pada orang yang belum pernah dijumpainya itu.

Atau paling tidak, Emma berpikir orang itu bukan siapa-siapa… Emma yakin tak akan pernah lagi berjumpa dengan pria itu. Hingga, Emma bertemu lagi dengannya. Siapa menduga apabila pria di pesawat tersebut ternyata bos Emma di perusahaan tempat Emma bekerja, Panther Corporation. Bos itu, Jack Harper, ingat semua hal yang dikatakan Emma ketika dalam pesawat.  Hidup Emma mendadak diliputi ketegangan dan ketidaktenangan. Emma khawatir sekaligus sangat malu karena sang bos tau semua rahasianya. Lalu apa yang selanjutnya terjadi setelah Emma terpaksa berhadapan dengan Jack lagi?

Itulah inti cerita chicklit Can You Keep A Secret? karya Sophie Kinsella. Chicklit ini sudah lama sekali ingin saya baca. Saking lamanya sampai cover versi Indonesia sudah berganti dua kali dan memasuki cetakan keenam 🙂 IMHO, chicklit yang dirilis pertama kali pada 2003 ini masih kalah asik dari I’Ve Got Your Number. Sama-sama tipikal komedi romantis sih. Tetapi, dari segi konflik cerita dan karakter tokoh-tokohnya, saya prefer I’Ve Got Your Number.

Jadi, apa saya kecewa dengan Can You Keep A Secret? Nggak juga. Menarik kok menyelami suka-duka hidup Emma setelah berjumpa dengan Jack di kantor dan justru menjadi dekat dengan sang bos. Emma berani mengkonfrontasi kakak sepupu yang selama ini menindasnya. Emma juga memutuskan berpisah dengan sang kekasih, Connor, yang dipacarinya selama beberapa tahun. Alasannya? Hmm.. apalagi kalau bukan karena ia merasa lebih cocok dan terlanjur jatuh cinta dengan Jack.

Muluskah hubungan keduanya? Silakan baca sendiri untuk mengetahui jawabannya 🙂

Pengarang: Sophie Kinsella
Judul Indonesia: Jangan Bilang-Bilang, Ya…
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman: 479 lembar
Cetakan keenam, Juni 2012

Advertisements