Can You Keep A Secret?

Aku tak bisa berhenti bicara. Tidak bisa berhenti. Setiap kali pesawat terguncang atau terlonjak, serentetan kata-kata menyembur begitu saja dari mulutku, seperti curahan air terjun. Pilihannya hanya bicara atau menjerit. Apa yang telah terjadi padaku? Biasanya ada semacam penyaring yang mencegahku menyemburkan semua yang sedang kupikirkan, yang membuatku berhati-hati. Tapi penyaring itu berhenti bekerja. Semuanya…

The Undomestic Goddess

Sekali merampungkan chicklit, akibatnya jadi keterusan. Inilah bacaan ringan karya Sophie Kinsella yang saya selesaikan setelah I’ve Got Your Number. Judulnya; The Undomestic Goddess. Chicklit ini sudah lama saya incar karena resensi di halaman belakang lumayan menarik perhatian. Saya membeli buku ini hampir setahun lalu, namun, teronggok begitu saja dalam tumpukan chicklit-chicklit lain. Sampai beberapa…

I’ve Got Your Number

Perkenalkan, Poppy Wyatt, tokoh utama dalam chicklit I’ve Got Your Number karya Sophie Kinsella. Poppy, wanita berusia 29 tahun, berprofesi sebagai ahli terapis. Ia dan kedua sahabat wanitanya membuka klinik fisioterapis First Fit Physio Studio. Poppy baru saja dilamar oleh kekasihnya, Magnus Tavish, dengan menggunakan cincin pertunangan istimewa peninggalan turun-temurun selama tiga generasi keluarga Tavish.…

Boy Meets Girl

Satu lagi chicklit yang asik buat dibaca di kala waktu luang; Boy Meets Girl karangan Meg Cabot. Jaminan mutu dari sisi pengarang lantaran hasil karyanya bertebaran di toko buku-toko buku. Seperti yang saya bilang tadi, Boy Meets Girl cukup asik. Ceritanya ringan namun cukup menghibur tanpa dibumbui adegan-adegan 17 tahun ke atas yang t.e.r.l.a.l.u. Yang…

Straight Talking

Apakah cinta itu? Gairah, kekaguman, ataukah rasa hormat? Dan mana dari ketiga hal itu yang paling penting? Tema inilah yang mendasari chicklit Straight Talking karya Jane Green. Cover depannya tak menjanjikan, namun, ternyata isinya cukup menarik. Dibanding karya Jane Green lainnya yang sudah saya baca, Mr Maybe, dari segi cerita Straight Talking lebih asik. Tema…

When In Rome

Chicklit yang saya beli dengan harga mahal, yakni separuh dari harga normal alias diskon 50 persen. Hehehe dibilang mahal. Iya aja, lha biasanya dapat cuma dengan harga sepuluh ribu sampai 15 ribu saja. Biasa, tertarik setelah membaca resensi di cover belakang. Agak penasaran juga apa cerita When In Rome ini sama dengan film dengan judul…

How to Meet Cute Guys

He he he ternyata masih tersisa chicklit bersegel yang belum saya baca. Lupa karena tertumpuk buku-buku yang lain. Lumayanlah untuk mengisi waktu selama perjalanan naik Prameks.. Ceritanya oke, lebih bagus dari chicklit terakhir yang saya baca. Bercerita mengenai kisah Benjamina Fraklin, wanita single berusia 27 tahun berprofesi sebagai jurnalis di majalah wanita Filly. Meski Ben…

Dress Rehearsal

Setelah sempat tertunda akhirnya selesai juga membaca Dress Rehearsal. Menurut saya dari segi ceritanya tak terlalu menarik, datar, dan kurang nuansa humornya. Chicklit-chicklit lain yang sudah saya baca kendati ceritanya ‘serius’, masih menyelipkan sejumput humor di dalamnya sehingga pembaca tak jenuh. Alur Dress Rehearsal juga lambat bikin bosan setengah mati. Perlu perjuangan menyelesaikan 465 halamannya.…