Scene dan Momen Mengesankan di Drakor Start-Up dari Tangis hingga Tawa, Penyebab Kehaluan Massal

Tulisan selanjutnya, masih tentang Start-Up. Start-Up adalah pengecualian. Drakor yang baru tamat 6 Desember 2020 ini jadi drakor on going pertama saya sejak sekira 2-3 tahun terakhir. 

Seperti yang sudah saya tulis di postingan-postingan sebelum ini, saya bisa dibilang sudah menyerah buat nonton drakor on going. 

Saya tipe orang yang sakdek saknyet alias kalau ada mau, ya harus dituntaskan. Menular ke hobi nonton drakor. Maunya, pinginnya yang kelar dalam sekali dua kali tonton alias maraton. 

Saya sudah nggak bisa lagi nunggu seminggu ke depan buat nunggu episode terbaru. Dulu, bertahun-tahun silam, saya masih bisa menahan. Masih bisa menikmati sensasi menunggu episode baru tayang. Belakangan, sudah menyerah kalah. Lebih baik menjauhi tontonan drakor on going daripada tersiksa perlahan-perlahan…

Lalu, saya juga tak terlalu suka ikut nonton drakor yang viral atau mainstream, yang jadi omongan luas terutama di kalangan netizen. Nggak tahu kenapa. 

Tetapi, Start-Up bikin saya mematahkan semua barikade itu. Jebol. Saya mulai gabung di tim kejar tayang lagi, juga di drakor yang viralnya minta ampun ini. Drakor yang jadi penyebab kehaluan massal, di mana-mana. Kalau warganet bilang, kerusakannya parah. Setiap kali episode baru tayang, langsung jadi trending topic.

Meski, saya sengaja nelat, baru join nonton setelah episode 8 tayang karena masih penuh pertimbangan. Awalnya, saya iseng buat nonton satu episode dulu, berharap tidak berlanjut. Apesnya, dari satu episode itu saja (episode 1), saya langsung sreg. Lebih karena ke visualnya. Ya sinematografinya, termasuk tone-nya. Saya suka, mirip-mirip My Ahjussi. 

Bisa ditebak, saya gaspol nyikat abis delapan episode itu. Dan setelah itu, risiko ditanggung sendiri. Suntuk nunggu Sabtu dan Minggu malam. Singkat cerita, saya mampu melewatinya, kendati dengan susah payah. Sampai episode terakhir, episode ke-16. Salut buat diri sendiri.

Tak sia-sia saya nonton Start-Up kejar tayang. Selain visualnya oke, saya cukup terhibur. Paramater drakor bagus versi saya, ya bisa menghibur. Nggak usah sok ke mana-mana. Bisa bikin seneng pas nonton, sudah cukup. Seneng dengan cara ketawa, penuh derai air mata, atau tegang sepanjang nontonnya.

Start-Up buat saya drakor yang simpel, ringan. Ceritanya bisa ditebak karena memang mengangkat tema perjuangan tokohnya dari nol hingga menjadi manusia sukses, secara karier maupun pribadi. Hanya, cara mengemasnya yang bikin beda, gaya penuturan ceritanya, termasuk di dalamnya alurnya yang ke depan, ke belakang, masa kini. Eksekusinya rapi. Itu yang membuat saya excited menanti dari satu scene ke scene lainnya. Element of surprise-nya tetap terjaga sampai akhir. OST-nya juga bagus, pas dengan scene maupun momennya.

Lalu, Start-Up juga dikemas dalam dialog-dialog yang kekinian, tetapi bermakna mendalam. Saya yakin pasti banyak yang terinspirasi dan termotivasi dari drakor satu ini karena memang banyak yang bisa dipetik dari sini.

Sebagai satu di antara drakor yang berhasil menghibur saya, pastinya ada momen dan scene yang memorable buat saya. Apa saja?

  • Semua scene geng Samsan Tech 1.0 (Nam Do-san, Lee Chul-san, Kim Yong-san)

Siapa yang nggak lumer melihat persahabatan mereka? Setiap ulah mereka berhasil memancing tawa dan air mata. No debate kalau ini sih. Jatuh bangun bareng-bareng dalam suka duka.

Momen favorit: Pas tangisan bareng perpisahan kantor lawas.

  • Scene Nam Do-san dan bapak ibunya

Menit tayangnya nggak banyak di sepanjang episode, tetapi ini jadi satu di antara yang krusial. Karakter awal Do-san terbentuk di sini, sampai akhirnya Do-san bisa percaya diri lagi dan sukses, baik di pekerjaan dan percintaan.

Momen favorit: Pas di taman, Do-san bilang ke bapaknya agar tidak jadi kebanggaan satu sama lain. Ngena banget buat saya.

  • Scene Samsan Tech 2.0 (trio ambyar plus Seo Dal-mi, Jeong Sa-ha)

Ngaku saja, siapa yang nggak ikut bangga dan haru setiap kali mereka merayakan setiap keberhasilan yang diraih?

Momen favorit: Paling mengena, pas memenangi kompetisi Sandbox. Juara itu momennya.

  • Scene Han Ji-pyeong dan Young-shil, Park Dong-chun

Pasti banyak penggemar scene yang melibatkan mereka. Tiap kali Ji-pyeong ngomong dan dijawab random sama Young-shil, pasti bikin ngakak. Atau, interaksi dengan Dong-chun yang membuat suasana jadi segar.

  • Scene Nam Do-san dan Han Ji-pyeong

Musuh dalam selimut. Bromance yang unik. Yap, meski bersaing mendapatkan Dal-mi, scene-scene yang melibatkan dua orang ini justru kerap bikin ketawa. Banyak juga hal positif yang bisa diambil dari omongan keras Ji-pyeong ke Do-san, yang ujungnya demi kebaikan Do-san karena Ji-pyeong kan memang bukan orang jahat…

Momen favorit: hampir semuanya suka. Siapa yang enggak?

  • Tentu scene Seo Dal-mi dan Nam Do-san

Dari yang romantis, bikin nggambreng, bikin ketawa, sampai ikut salting sendiri.

Banyak yang bilang Suzy dan Nam Joo-hyuk nggak punya chemistry dalam serial ini. IMHO, sebaliknya. Visual mereka sama-sama ‘ngeri’. Kalau keduanya satu frame, damage-nya tak tertahankan haha. Lihatnya saja langsung bikin seneng.

Momen favorit: Semuanya. *tujuh paling mengesankan; pas janjian ketemu ngasih bola bisbol yang batal, pas akhirnya ketemu di pesta relasi, waktu di bus pegangan tangan pertama, pas di bawah pelangi setelah dari gereja, pas mereka nulis alasan masuk Sandbox di episode 16, plus pas kamera menyorot meja kerja mereka sama pas keluar dari lift waktu mau rapat pemegang saham.

Seneng banget, terutama pas di bus dan di bawah pelangi. Salting-nya Joo-hyuk keliatan banget. Jadi susah membedakan, ini Joo-hyuk apa Do-san? haha. Maklum, main berhadapan dengan Suzy, emang nggak mudah buat cowok manapun…

Terus, tau-tau dibikin makjleb banget pas lihat alasan Do-san, yang dikasih tanda panah ke arah alasan Dal-mi. Terakhir, siapa yang nggak senyum-senyum atau bahkan teriak lihat kamera nunjukin foto-foto di meja kerja Dal-mi dan Do-san? Disambung mereka jalan keluar dari lift? Aura pengantin barunya kelihatan banget! haha suami istri, sekantor sejak pacaran, nikah, meja kerjanya juga masih terus jejeran 🙂

Itu tadi scene dan momen mengesankan yang jadi favorit saya di Start-Up. Oh ya, ada bonusnya, yang jatuh pada scene sepupu Nam Do-san, Nam Cheon-ho. Jujur saja, siapa yang nggak ngakak tiap kali dia muncul dan bikin kekacauan dengan layar hijaunya?

Nah, kalau kamu, yang mana scene dan momen favoritmu di Start-Up?

  • Bae Suzy as Seo Dal-mi
  • Nam Joo-hyuk as Nam Do-san
  • Kim Seon-ho as Han Ji-pyeong
  • Kang Han-na as Won In-jae/Seo In-jae
  • Yoo Su-bin as Lee Chul-san
  • Kim Do-wan as Kim Yong-san
  • Stephanie Lee as Jeong Sa-ha
  • Kim Hae-sook as Choi Won-deok
  • Jumlah episode: 16
  • Tayang di: tvN, 17 Oktober-6 Desember 2020

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s