Babyfaced Beauty

Ini korean TV series terakhir yang saya tonton. Judulnya Babyfaced Beauty. Serial sepanjang 20 episode ini menceritakan lika-liku kisah Lee So Yeong (Jang Nara) dalam menggapai cita-citanya sebagai seorang desainer kondang. Pesan moralnya, kira-kira, tak ada kata terlambat untuk mewujudkan impian. Yang penting ada tekad dan tak gampang menyerah meski dihadang segala kesulitan dan keterbatasan.

So Yeong adalah anak sulung dari dua bersaudara , berumur 34 tahun. Meski terbilang sudah ‘berumur’ tapi dia masih single, dan sering dikira berusia 24-25 tahun. Alasannya, dia punya wajah dan tubuh yang imut-imut, awet muda alias babyface. Saking babyface-nya, adik perempuannya, Lee So Jin (Oh Yeon Seo), justru sering dianggap sebagai kakaknya.

So Yeong menjadi tulang punggung keluarganya. Ayahnya meninggalkan dirinya, adiknya, dan sang ibu. So Jin sendiri tipe cewek yang suka bersenang-senang dan tukang malak So Yeong. Setelah 14 tahun bekerja di perusahaan tekstil, dia pecat dengan alasan perusahaan tempat ia bekerja terkena krisis ekonomi.

Selepas itu So Yeong kesulitan mencari pekerjaan baru. Ia selalu ditolak setelah mengetahui usianya sudah 34 tahun. Pada suatu kejadian yang diawali kesalahpahaman, So Yeong akhirnya diterima bekerja, awalnya sebagai desainer magang, di perusahan ternama, The Style.

Di The Style inilah So Yeong meretas jalan mencapai cita-citanya. Suka dan duka dialaminya di sana, termasuk jatuh cinta dengan Choi Jin Wook (Choi Daniel), pria yang awalnya ia kenal di sebuah bar dan berusia tujuh tahun lebih muda darinya.

-hancinema-

-hancinema-

Secara keseluruhan serial ini tidak begitu mengesankan. Di beberapa episode saya sempat bosen berat nontonnya. Soalnya ceritanya standar, mudah ketebak. Terlalu dipaksakan juga. Maksudnya, sejumlah peran di sini terlalu dipaksakan untuk senang dengan So Yeong. Terutama tokoh Jil Seung Il (Ryoo Jin), bos The Style, serta anak perempuannya, Hyeon I (Ahn Seo Hyeon). Apalagi Seung Il sampai melamar segala. Padahal kisah cintanya dengan So Yeong penggambarannya biasa saja.

Selain itu, saya tidak terlalu suka dengan tokoh utama wanita yang lembek. Suka mengalah terus jika diremehkan. Memang,  ada saatnya So Yeong membalaskan sakit hatinya akibat terus-terusan dilecehkan dan ditindas Kang Yoon Seo (Kim Min Seo), bad woman di serial ini. Tapi tetep aja saya gak ngeh. Lain cerita jika sejak awal si tokoh utama cewek ini sudah mengadakan perlawanan he he he..

Peran antagonis di Babyfaced Beauty ini memang lumayan jahat. Dari sekian judul serial yang saya tonton akhir-akhir ini, pihak antagonis di serial inilah yang menurut cukup galak. Kim Min Seo pas banget memerankan Yoon Seo yang selalu menghambat langkah So Yeong.

Terus, di serial ini justru tokoh utama cowoknya yang karakternya ceria, satu-satunya yang membuat ‘hidup’ selama ditonton. Gaya berpakaiannya juga oke. Tak membosankan karena suka pakai jeans-kaos-sepatu kets. Bukan monoton pake jas;) Sementara tokoh utama ceweknya kesannya gloomy terus.

Di samping menceritakan perjuangan So Yeong meraih cita-citanya, serial ini juga menyajikan bagaimana So Yeong yang sudah berusia 34 tahun menjalin hubungan asmara dengan Ji Wook yang ‘baru’ berumur 27 tahun. Keluarga Jin Wook menentang, So Yeong pun sempat dihinggapi ketidakpercayaan diri. Bagaimana endingnya? Tak mengecewakan.

 

-hancinema-

-hancinema-

Jang Nara as Lee So Yeong
Choi Daniel as Choi Jin Wook
Ryoo Jin as Ji Seung Il
Kim Min Seo as Kang Yoon Seo
Jumlah Episode: 20
Tayang di: KBS, 2 Mei 2011-7 Juni 2011

Advertisements

One thought on “Babyfaced Beauty

  1. Pingback: Oh My Lady! « aning jati's blog

Comments are closed.