Heartbreak Library

Nah kalau masih belum puas nonton Lee Dong Wook, silakan tonton Heartbreak Library. Di film ini Dong Wook tak kalah keren. Berperan sebagai Kim Joon Oh, cowok yang menderita temporary post-traumatic memory loss akibat kecelakaan yang dialaminya.

Cerita film ini diawali dengan kata-kata Joon Oh; “Have you ever cried because of someone else’s pain? To share the heart wrenching pain of the person you are with. Is it really possible? If it is, someone taught me that it may be that you are truly in love with that person. One late summer, when it started to smell of fall there was someone who willingly accompanied me on a quest. I was uncertain of. This is our story.”

Di film ini Dong Wook dipasangkan dengan Eugene yang berperan sebagai Jo Eun Soo. Seorang pustakawati di perpustakaan umum kota setempat. Perkenalan Eun Soo dengan Joon Oh diawali kejadian kurang menyenangkan. Gara-garanya Eun Soo menganggap Joon Oh terganggu ingatannya. Sikap Joon Oh memang agak aneh. Apalagi setelah dia tertangkap basah menyobek halaman 198 dari buku di perpustakaan yang dijaga Eun Soo. Joon Oh pun resmi menjadi ‘tersangka’ dari kasus penyobekan setiap halaman 198 yang memang tengah dicari-cari oleh Eun Soo.

Alih-alih jengkel, Eun Soo penasaran dengan apa yang melatarbelakangi aksi Joon Oh tersebut. Ternyata, Joon Oh sedang dalam pencarian. Ia mencari sesuatu di halaman 198 sesuai petunjuk kekasihnya, Seon Mi. Sayang Seon Mi tidak memberitahu di buku apa pesannya itu berada. Jadi Joon Oh terpaksa mencari di semua buku yang menjadi koleksi perpustakaan tersebut. Pusingnya, Seon Mi pelanggan tetap di perpustakaan itu. Sesuai data Eun Soo, Seon Mi sudah meminjam 976 judul buku.

ini kenapa pic-nya bisa kereeen banget..

Singkat cerita Eun Soo menawarkan bantuannya pada Joon Oh untuk ikut mencari buku yang dimaksud. Dalam proses pencarian itu, pelan-pelan keduanya mulai mengenal satu sama lain. Keduanya saling membuka diri. Akhirnya terkuak cerita kehidupan Joon Oh yang sebenarnya. Begitu pula dengan Eun Soo yang ternyata juga memedam akar pahit di hidupnya. Bersama, keduanya saling menyembuhkan luka yang ada di hati masing-masing.

Hepi ending? Yup. Manis banget filmnya. Semanis duet Dong Wook-Eugene sebagai tokoh sentral. Meski karakter keduanya tak kuat, tapi film ini cukup memberi kesan.

Epilognya begini nih; “This person told me that the past love never changes. She shared my pain and stayed by my side. Now i am curious of her pains as well. This moment i am spending with her will forever stay with me as a warm memory. Because she said, past love never changes…”

Btw, saya senang Dong Wook dipasangkan dengan Eugene. Selain Ha Ji Won dan Kim Ha Neul, saya memang ngefan Eugene. Dan di film ini Eugene bener-bener cantik. Kostumnya juga oke dengan belitan syal-nya itu 😛

Satu yang masih membuat saya penasaran. Kenapa promotional poster film ini nggak nyambung sama ceritanya ya? Itu tuh yang bergambar Su Cho-Jun Oh berciuman. Provokatif banget. Mana Eugene di gambar itu rambutnya pendek, sementara di filmnya kan panjang. But eniwei, silakan tonton filmnya. Dong Wook dan Eugene dalam satu scene terlalu sayang untuk dilewatkan.
Lee Dong Wook as Kim Joon Ohini nih promotional poster yg nggak nyambung
Eugene (Yoo Jin) as Jo Eun Soo
Release Date: 23 Oktober 2008
Durasi: 99 menit
Sutradara: Jeong Kwom Kim

Advertisements