The Relation of Face, Mind, and Love

Kecelakaan akibat menghindari anak kucing yang tiba-tiba melintas di jalan membuat Tae Pung Kang menderita semacam ‘disorientasi’ penglihatan dan pemikiran. Jadi dalam kehidupan nyata selama beberapa hari, Tae Pung melihat lawan jenis dengan pandangan sebaliknya. Yang cantik dianggap dilihatnya buruk rupa, sementara yang jelek dianggap dan dilihatnya cantik. *emang ada ya kelainan seperti itu?*

Nah saat menderita gangguan inilah dia bertemu dengan So Jung Wang, yang aslinya tak cakep-cakep banget tapi di mata Tae Pung saat itu So Jung cantik laksana bidadari… Tae Pung merasa So Jung wanita yang selama ini dinantikan dalam hidupnya setelah kekasihnya yang cantik meninggal dunia.

Singkat cerita, So Jung yang selama hidupnya senantiasa mendapat penolakan dari pria-pria tentu saja luar biasa gembira dengan segala perhatian dan pujian yang diberikan Tae Pung. Impiannya pun melambung tinggi. Bagaimana tidak? Tae Pung termasuk bujangan yang digilai para wanita. Tampan dan kaya, itu sudah pasti. Plus, karirnya sebagai seorang arsitek juga tengah menanjak. Sedang So Jung datang dari dunia yang berbeda dari Tae Pung.

Tapi, apa yang terjadi ketika Tae Pung akhirnya pulih dari kelainan itu? Saya sempat merasa tak tega menonton adegan saat pertama kali Tae Pung bertemu dengan So Jung setelah Tae Pung sembuh dari kelainannya tersebut. Kira-kira seperti apakah sikap Tae Pung melihat So Jung yang selama ini dianggapnya bak bidadari ternyata hanya wanita biasa bahkan tak masuk dalam kategori wanita cantik? Bagaimana reaksi Tae Pung saat itu? Masih akankah Tae Pung mencintai So Jung, atau justru Tae Pung akan meninggalkan So Jung begitu saja setelah melihat wajah So Jung?

The Relation of Face, Mind, and Love ini mengingatkan saya akan film Shallow Hal yang dibintangi Gwyneth Paltrow dan Jack Black. Tak jauh beda dari segi inti cerita. Atau, memang film ini merupakan versi Korea Selatan-nya Shallow Hal? Saya kurang tau juga.

Yang jelas sih oke-oke saja mengikuti cerita The Relation of Face, Mind, and Love yang disajikan selama 107 menit ini. Tak membosankan apalagi ditunjang dengan hadirnya Kang Ji Hwan yang tampak pas memerankan tokoh Tae Pung Kang. Sementara, Lee Ji Ah harus rela dipermak wajahnya dari yang ayu menjadi tampak jelek untuk memerankan So Jung. Hanya menurut saya ‘penggambaran’ wajah jeleknya itu terkesan nanggung. Justru terkesan aneh, bukan jelek, dengan gigi yang tak rata dan pipi yang sedikit berbintik itu… Secara Lee Ji Ah aslinya memang ayu dan mulus, mau dipermak kayak apa juga hasilnya tetap kelihatan aslinya he he he.

Eniwe, ending film ini juga lumayan. Tak serta merta hepi namun ada pergulatan batin terlebih dulu dari Tae Pung untuk mencari tau perasaan yang dirasakan sesungguhnya terhadap So Jung. Begitu pula dengan So Jung yang tak mau langsung menerima Tae Pung karena So Jung harus menyakini bahwa Tae Pung mencintainya apa adanya.

Nyanyian ala Bruno Mars untuk So Jung dari Tae Pung:..“When I see your face, There’s not a thing that I would change, Cause you’re amazing Just the way you are, And when you smile, The whole world stops and stares for awhile, Cause girl you’re amazing, Just the way you are..” šŸ˜€

 

Release Date: 5 November 2009
Durasi: 107 menit

Advertisements