Pulau Harapan, Permata Kepulauan Seribu

Sudah cukup sering saya mendengar atau membaca soal Pulau Harapan sebelum akhirnya saya memutuskan ke sana dengan persiapan seadanya. Ketika itu saya baru mencari-cari informasi terkini H-2. Saya gugling nomor telepon Pak Ilham, pemilik penginapan yang banyak direkomendasi rekan-rekan pejalan.

Snorkeling Sekarang, Diving Belakangan

Snorkeling (selam permukaan) atau selam dangkal (skin diving) adalah kegiatan berenang atau menyelam dengan mengenakan peralatan berupa masker selam dan snorkel. Selain itu, penyelam sering mengenakan alat bantu gerak berupa kaki katak (sirip selam) untuk menambah daya dorong pada kaki. (wikipedia) Sebagai beach hunter, snorkeling merupakan salah satu aktivitas yang saya nanti dan selalu saya…

Kisah Sepasang Sandal

“Milikilah sepasang sepatu (sandal) yang indah, suatu saat dia akan membawamu ke tempat terindah yang kamu impikan.” Aku adalah sepasang sandal berwarna hitam. Pemilikku adalah pemilik blog ini. Aku selalu melekat di kaki pemilikku sejak 2010, terutama jika ia sedang bersantai. Aku dibeli pemilikku tepat ketika ia hendak melakukan perjalanan ke tiga negara; Singapura, Malaysia,…

Mesin Waktu Bernama Hoi An

“Exotic Time Machine of European Influences” Kalimat tersebut ditulis Patricia Schultz, pengarang buku 1000 Places To See Before You Die, untuk menggambarkan Hoi An. Saat kita berjalan menyusuri gang-gang sempit di kawasan Kota Tua, kita akan mengerti maksud Schultz. Hoi An merupakan mesin waktu yang akan membawa kita menelusuri jejak-jejak peninggalan abad ke 16-17. Pada masa itu…

Dobel Bete di Sangalaki, Habis Napas di Derawan

Dari Kakaban ke Sangalaki memakan waktu sekitar 35 menit. Sesuai info yang saya peroleh lewat gugling atau dari cerita kakak yang baru saja dari Kepulauan Derawan, saya berharap banyak pada pulau yang terkenal dengan ikan Pari Manta-nya ini. Dari kejauhan, Sangalaki sudah terlihat indah. Pasir putih dengan crystal clear water. Di satu spot yang kami…

Asyiknya Berenang Bareng Ubur-Ubur

Oke, waktu di Pulau Maratua sudah habis. Kami segera kembali ke speedboat. Tujuan selanjutnya adalah ke Pulau Kakaban. Yup, pulau yang terkenal dengan ubur-ubur tak menyengatnya itu. Jarak tempuh Maratua-Kakaban tak begitu jauh, sekitar 20 menit. Berbeda dengan pulau lain yang jadi destinasi wisawatan di Kepulauan Derawan, Kakaban merupakan satu-satunya pulau yang tidak dihuni manusia…