Aning in Wonderland

Homo Ludens. Manusia adalah makhluk yang suka bermain dan menciptakan permainan. (Johan Huizingga, Homo Ludens, 1938) Anda pasti tahu cerita fiksi Alice in Wonderland karya penulis asal Inggris, Louis Caroll. Kisah yang pertama kali diterbitkan pada 1865 itu menjadi salah satu karya sastra klasik yang melegenda. Tidak hanya digemari oleh anak-anak namun juga orang dewasa.…

Cerita si Pengidap Ophidophobia

Siang itu sebuah telepon masuk dari Bapak. Begini kira-kira percakapan kami: Bapak: “Buruan nonton Animal Planet sekarang juga, ada acara bagaimana orang mengatasi phobia pada binatang.” Saya: “Wah, lha nanti ada itunya, Pak.” Bapak: “Nggak, nggak ada. Coba ditonton.” Saya lantas mengganti channel televisi. Seperti yang disampaikan bapak, acara itu mengupas bagaimana seseorang yang takut…

The World’s Largest Adult Playground

CETAAARRR… CEETTAAARRR… Suara cambuk yang dilecut berkali-kali oleh beberapa pria muda mengagetkan saya. Malam itu sekitar pukul 22-an lewat waktu Bangkok (sama dengan WIB), saya dan lima teman baru saja memasuki kawasan hiburan yang khusus diperuntukkan bagi mereka yang sudah dewasa. Usia berapakah yang tergolong dewasa itu? Saya tidak tahu, karena saya hanya menerjemahkan bebas…

Berburu Jersey di Bangkok

Apakah Anda senang mengenakan jersey sepak bola tim kesayangan dan dalam waktu dekat berencana mengunjungi Bangkok, Thailand? Atau Anda ingin membelikan oleh-oleh jersey dari Thailand bagi keluarga, kerabat, atau sahabat? Jika ya, Anda tidak boleh melewatkan mendatangi pusat jersey yang ada di Bangkok. Tepatnya di Chula Soi (Jalan Chula) yang berada di area samping National…

Mie Kepiting Bikin Kewalahan

Selain mendatangi objek wisata, menikmati sajian kuliner lokal menjadi keharusan dalam sebuah perjalanan. Di Banda Aceh bulan lalu, saya dan keempat rekan menjatuhkan pilihan ke Warung Mie Midi untuk bersantap malam. Sebenarnya banyak warung makan dengan menu utama mie aceh yang terkenal itu. Selain Mie Midi, ada juga Mie Razali, yang sepertinya lebih ternama daripada Mie…

Monumen Nol Kilometer yang Masih Terabaikan

Pada Oktober 2011 sahabat saya, Yus Mei, mengunjungi Monumen Nol Kilometer Indonesia di Sabang, Pulau Weh. Pada Februari 2012 ia menuliskan pengalamannya dalam blognya di sini. Berikut petikan tulisan sahabat saya tersebut: “Rasanya lega menapakkan kaki di tugu ini. Tapi sebersit kekecewaan menyergap ketika saya mengedarkan pandang ke sekeliling. Tugu ini terlihat begitu merana dan…

Sabang yang Santai Banget

15 Februari 2011. Pada tanggal itulah saya memproklamasikan diri ingin menjejakkan kaki di pulau nomor dua paling barat di negeri ini; Pulau Weh. Apa yang membuat saya tertarik ke sana? Sebagai beach hunter, jawabannya pasti sudah jelas; pantai dan lautan indah yang terdapat di pulau itu! 27 bulan setelah keinginan itu muncul, apa yang saya…

Bugdet 1,7 Juta ke Banda Aceh-Sabang-Medan

Selama saya memiliki blog, saya belum pernah berbagi mengenai bujet perjalanan yang saya lakukan. Nah, kali ini saya ingin membagi itinerary perjalanan ke ujung barat Indonesia, yakni Aceh dan Pulau Weh, plus Medan, yang saya lakukan bersama empat sahabat wanita saya sebulan lalu. Saya tidak bermaksud memamerkan seberapa tebal kocek saya hingga bisa melakukan trip…